Aku pun mencoba menguping.“Apa yang harus aku lakukan?….Apa…” Aku menunduk, mungkin mbak Intan kaget setelah pengakuanku tadi. Anak-anaknya sarapan. Bokep Ojol “Siapa? Kuciumi putingnya, kulumat, kukunyah, kujilati. Mbak Intan menjulurkan lidahnya. “Ah nggak usah dipikirkan mbak”, kataku sambil tersenyum. Saya membulatkan tekad memegang pundaknya untuk memijat.“Saya pijetin ya mbak, kelihatannya mbak capek”. Perlu sedikit waktu untuk ia bisa bangkit. Mbak Intan tengah nonton tv. Hari ini nggak ada kuliah. Lumayanlah, perjalanan dengan memakai kereta cukup melelahkan. “Aku juga cinta kamu wan, dan aku bingung”, katanya.“Aku juga bingung mbak” Kami berciuman lagi. Mungkin saja jalinan yang kami rasa saat ini mulai canggung. ”, tanyanya.“Masih belum ngantuk mbak”, jawabku. Tangannya mencengkram lenganku. Namanya Intan.




















