Kupindahkan semua barang diatas meja keatas laci, lalu kubersihkan meja itu. Bokep ssh.. Terima kasih banyak ya mau menemanin aku.”, kata Indah dan mencium pipiku. “Daripada nggak ada yg kupikir”, jawabku. “Tdk Zainal, yg ini pasti kamu suka, percaya deh..”, katanya meyakinkan. Kemudian aku mengambil semua berkas dan catatan tentang pekerjaanku dari dalam tas dan meletakkannya diatas meja. Mbak.. Mbak..”. Seusai kesadaranku berangsur pulih tanganku segera beraksi dengan membuka BHnya dan mengusap-usap punggungnya. Dalam posisi berjongkok didepanku ia berusaha melepas celana dalamnya. “Ke kafetaria yuk”, ajakku dengan tak menghiraukan gurauannya. “Ke kafetaria yuk”, ajakku dengan tak menghiraukan gurauannya. “Makan aja, kalau tahu kamu baru bangun sudah kubelikan makan tadi”, katanya. Usahaku yg kuat untuk kembali tidur tak membuahkan hasil.




















