“Hamzah…ayo kamu bisa! Bangkit…bangkit…bangg…bangg” Hamzah sekonyong-konyong mendapat seruan itu dalam lamunannya, almarhum ayahnya seperti sedang menyemangatinya
“Bang….bang…narik ga nih?” tiba-tiba saja sebuah suara dari sebelah menyadarkannya, rupanya ia setengah tertidur di tengah lamunannya. Bokep Tobrut Kuliahnya pun tidak selesai. “Masih ada waktu…” jawab Arline “pesawatnya berangkat sore jam lima, kenapa gak kita habiskan bersama saja?”
“Apa gak akan ada orang lain lagi ke sini? Malam ini nginep aja di sini…hujannya juga belum berhenti!” tawar Arline
“Eerrr…Mbak!” Hamzah menepuk pundak Arline yang membelakanginya
“Iya…eeemmm!”
Saat Arline menoleh, Hamzah mencuri sebuah ciuman dan dibopongnya Arline ke arah tempat tidurnya yang berukuran queen size dengan warna serba pink. Kopi? Apa yang kamu lakukan selama ini hanya akan membuat hidupmu didera kesalahan dan dosa.




















