Akhirnya aku beraniin diri mengetuk pintu kamar mandi itu.Yenny, kok lama, kamu gpp kan?” kataku berbasa-basi-busuk.Cukup lama hening lalu Yenny keluar dengan baju yang masih lengkap dan mulut basah usai sikat gigi.“umm, kamu ga jadi mandi? Film Porno ahhhh…”Dan sesaat kemudian penisku menyemprotkan air mani yang kental dan cukup banyak.”oooghhh!” teriakku kala kenikmatan menyergap diriku menjalari segenap tulang belakangku.Dan segera saja aku ambruk menindih Yenny yang juga terengah-engah.”owwh Yenny, tiap hari aku bayangin kamu tau, aku sayang kamu…” aku mencoba Yenny ditengah keletihan ini.”iya mas aku juga gak pernah mau disentuh laki-laki manapun selain kamu, aku juga sayang kamu” jawab Yenny.Setelah penisku terlepas karena mulai kempes kami pun menuju kamar mandi untuk berendam air hangat berdua.




















