“Eits, apa-apaan ini?”, aku terkaget setelah beberapa menit mengocok penisnya, ternyata sedari tadi Chandra merekam ku dengan menggunakan hp.“Tenang aja cantik, ini gue simpan buat pribadi…”, jawabnya. Dengan langkah yang sedikit berat karena aku ketakutan, aku memaksakan diri mencari kamar nomer empat belas tersebut.‘Tok tok tok’, aku mengetuk pintu kamar kost nomor empat belas itu, lalu segera saja dibuka, dan tampak seorang pria berdiri di dalam mempersilahkanku masuk. Vidio Sex Sungguh rendah rasanya, aku merasa ternoda, apalagi Chandra berpesan, “Lain kali ke sini lagi ya kalau gue minta…”.Hari itu aku sangat lelah, lelah pikiran dan perasaan. Aku segera melapnya, ingin sekali cepat-cepat pergi dari sini.Chandra bangkit sambil merapikan celananya kembali, ia berjalan ke arah pintu dan membukanya, tugasku selesai, Chandra mempersilahkanku keluar, “Terima kasih”, katanya




















