Anthology Mandi Berdua Sabunin Pacar: tiap episode berbeda, tema luas. Plus: eksperimen berani. Bokep Twitter Minus: konsistensi berubah. Buat penonton petualang. Mulai jelajah.
Taxi yang kita tumpangi melintasi sebuah jalan yang lampu penerang jalannya agak redup. “Pa, Ma, Ini teman Ananda yang pernah Ananda ceritakan sebelumnya” terang Ananda kemudian. Di saat break aku pergunakan waktu yang ada untuk menemui Ananda bersama ke dua orang tuanya. “Ananda masih pingin ngobrol dengan Adiet nih bolehkan?” rajuknya manja. “Banyak cerita di kampus yang mengatakan, kalau kamu orangnya cukup lembut setiap menghadapi cewek” tambahnya lagi. “Baiklah kalau menurut kamu begitu” jawab Ananda kemudian. “Ananda sebaiknya kita pulang yah” kataku pelan. Setelah kepergian Papa dan Mamanya, kembali kita melanjuntukan obrolan yang tertunda sesaat. Aku hanya tersenyum mendengar Dina mengatakan itu. Sampai di sini aku sempat menelan ludah sesaat, betapa ranumnya buah dada Ananda yang menuruntuku begitu menggairahkan kalau di remas nan




















