Sekarang sampailah pada tahap selanjutnya, pikirku.Tanpa basa basi aku melepaskan jubahku dan celana dalamku. Bokep Jepang “Suminem, mbah” katanya. Saya minta bapak ikut saya ke polsek sekarang juga.” Aku hanya mengangguk mengiyakan. Dia merengek. Berbahaya sekali Nduk, nanti kalau dibiarkan jadi ngabar (menguap) masuk ke pembuluh darahmu, bisa mati kowe. Dan dengan cepat ia membuka kaos T-shirtnya, meletakkan di kursi. Dia mulai terangsang.“Bagaimana rasanya, Nduk?” bisikku. Si hidung belang itu katanya bicara baik-baik, bahkan sangat kebapakan. Ada masalah apa nduk?” aku sekarang duduk di kursi di depannya, dibatasi meja yang penuh segala pernik perdukunan. Tetapi yang membuat Suminem kaget, dia tiba-tiba mengeluarkan sebotol kecil air, entah apa itu. Sekarang suaraku berubah penuh wibawa: “sekarang, untuk menghilangkan ilmu hitam itu, kamu harus nglakoni persis sama dengan




















