Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Erik mengajakku istirahat di kamar hotel. Film Porno Tapi, aku tetap tidak bisa beranjak dari sana. Tapi, tidak saat ini. “Ayo bangun, cepat mandi, pakai pakaian terbaik kalian, setelah itu kalian harus berkumpul di aula. Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil. Maria. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. “Aku rasa, kamu sudah siap untuk permainan selanjutnya..”
Erik tertawa kecil, sedikit kemarahan masih tersisa pada dirinya. Aku pun merasa ketakutan. “Sempurna” katanya dingin. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Dia memandangiku yang masih berlinang air mata.




















