Pikiranku mendadak kacau. Aku sudah terbiasa seperti ini. Bokep China Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Beberapa orang lainnya menghakimi supir mobil, menghajarnya hingga biru-biru, termasuk mobilnya yang dibikin tambah penyok. Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Dingin kota ini makin terasa. Aku tidak mempermasalahkan orang-orang yang sering berjalan dengan lagak, atau orang yang kadang singgah mengencingiku, atau ketika aku jadi bahan lelucon karena sebuah mobil milik pejabat menabrakku. Dia benar-benat ulet. Di dekat semak-semak, tak terlalu jauh dari tepi jalan, di tempat yang agak gelap. Aku langsung ingin mengutuk diri. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri.




















