“Iya, dalam kondisi muntah-muntah seperti ini kepala Ummi gampang pusing kalau mencium bau bensin. Bokep Mom Ummi kan muntah-muntah terus, ini badan rasanya tak bertenaga sama sekali,” ucap isteriku diselingi isak tangis. “Sudah diam Mi, tak boleh cengeng. Sementara teman-temannnya bersepatu bagus.“Maafkan aku Maryam,” pinta hatiku.“Krek…,” suara pintu terdengar dibuka. Sesampainya di rumah, kepalaku malah mumet tujuh keliling. “Ini dia mujahidah (*) ku!” pekik hatiku. Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas. Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?”Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. Ah, semuanya indah-indah dan kelihatan harganya begitu mahal. Air mataku jatuh tanpa terasa. Katanya mau jadi isteri shalihah? Tapi Abi kan manusia biasa. Tubuh itu lantas berbalik ke




















