ohh.. ha.. XNXX Jepang Toh dia yang minta, jangan pakai rasa, pakai nafsu saja. Tapi ada syaratnya..,” jawabnya.“Apa dong syaratnya..?” tanyaku penasaran.“Gampang saja.., aku ingin punya anak, aku ingin kamu membantu aku agar aku hamil..!”“Oke deh.. Aku pikir selama nggak pake rasa, kenapa musti ditolak.. Diki pelan-pelan.. iya sampe jam 17.00 nanti.” katanya.Langsung aku berpikir, gila.. Dia sedikit teriak Kaget! Aku mau keluar nih..!”Akhirnya Ivone basah. Nggak pa-pa kok,” jawabnya sambil pura-pura menyibukkan diri.“Oke, tapi jangan lesu gitu dong, masa sekretaris tampangnya nggak seger ah..!” kataku sedikit menggoda.Dia tidak berkomentar, “Ok, aku mo ke Pak Handi dulu ya..” (Pak Handi adalah Kepala Bagian Treasury) kataku.Setelah selesai menghadap Pak Handi, mendadak vibra HP-ku bergetar, dan kulihat ada 1 SMS masuk dan kubaca.Dik, aku mo minta tolong




















