Sebenarnya aku sudah curiga, sebab Pak Toyo (aku memanggil-nya “Pak” karena teman ayahku) yang rumahnya jauh sering datang minum jamu dan ngobrol dengan ibuku. Sampai kapan aku akan menjalani hidup yang tak senonoh dan penuh dengan maksiat ini?Entahlah, sekarang ini aku masih kuliah. Bokep SMA Peristiwa kedua itu sengaja diciptakan Pak Toyo dengan akal liciknya. Pakaianku berserakan di bawah ranjang. Hatinya bakal hancur dan jiwanya tercabik-cabik. “Sakit ya Pak?”. Aku duduk menyepi sendiri di sana sambil menguras air mataku. Nafasnya terengah-engah menahan nafsu. Hanya perasaan takut dan takut yang terus mendesak naluriku.Sebelum aku mampu mengambil keputusan apa yang akan kulakukan, Pak Toyo sudah maju dan mendekap tubuhku. Pikirku, bagaimana kalau sampai orang lain tahu apa yang sedang terjadi dan apa yang diperbuat suami ibuku terhadapku.Belum




















