Dari dalam aku mendengar suara seperti memerintah kepada seseorang..“Pit.. Bokeb Aku tinggal dirumah sepupu, karena sementara masih menganggur aku iseng-iseng membantu sepupu bisnis kecil-kecilan di pasar. Ahh.. Mengerang panjang sambil tangannya menjambak rambutku.. Waktu itu aku berumur 26 tahun. Pipit menatapku.“Mas.. Benar-benar nikmat. Pipit menatapku.“Mas.. Dia mau ambil surat-surat dirumah kakaknya. Aku semakin mendapat keberanian untuk mengelus wajahnya. Tapi Mas Wahyu ada acara nggak nanti berabe dong..” berkata Pipit memecah keheningan.Dengan berbunga-bunga aku tersenyum dan setuju karena memang tidak ada acara lagi aku dirumah.“Pit sini deh.. sudah ya Lik..”Habis berkata begitu Ugi langsung lari ngeloyor mungkin langsung buru-buru mau main dengan teman-temannya.




















