Aku tak rela Mbak Indira jadi milik orang lain. Vidio Porno “Cinta..?” aku mendesis tak mengerti.Entah kenapa Lidya tersenyum. Jari-jari tangannya menjalar menjelajahi sekujur badanku. Seakan-akan dia tak percaya dgn apa yg ada di depan matanya. Sedangkan aku sama sekali tak mengerti. Aku memang tumbuh menjadi anak yg manja. Padahal tadi Lidya sudah hampir membawaku mendaki ke puncak kenikmatan. Lidya memang pantas kecewa, karena alat kejantananku mendadak saja layu. Namun sama Sekali aku tak bisa apa-apa. Padahal tadi Lidya sudah hampir membawaku mendaki ke puncak kenikmatan. Keharuman yg tersebar dari badannya tak membuatku bergeming.Lidya mengambil tanganku dan menggenggamnya. Aku memang terlahir dari keluarga yg bisa dibilang cukup berada. “Mau apa ke kamar?”, tanyaku tak mengerti. Karena pemberiannya itu aku jadi menyukai Mas Herlambang.




















