Sesekali Evi memegang erat tanganku sambil membimbing tanganku menyentuh payudaranya. Bokep Tante Hhmmm nikmat banget baunya. Aku geser posisi dudukku mendekati Evi. Tapi sekali lagi, aku memang pengecut. aku hanya mengikuti setiap gerakan Evi tanpa perlawanan dan tanpa balasan. Tapi sekali lagi, aku memang pengecut. Begitulah setiap hari kami lalui berdua, tanpa komitmen apapun dan tidak lebih dari hanya sekedar pegangan tangan, cium kening, saling ngegombal satu sama lain. “Engga cape , Vi, Kok belom bobok ?” tanyaku membuka percakapan. Bilapun setiap saat kami bertemu pandang, Evi langsung cepat-cepat menghidari pandangan mataku.Maafkan aku Evi…aku begitu menikmati hari-hari sepiku bersama Tia, juga bersama kamu. Semua pria pasti langsung jatuh hati pada Tia bila melihatmya.




















