Hah..? Namun, tiba-tiba keberanianku hilang. Bokep China Semua orang bebas masuk asal punya uang. Ini kesempatan kedua. Aq hanya ditinggali handuk kecil hangat. Di mana? Ke bawah lagi: Turun. Sambil menjawab telepon di kursi ia menunggingkan pantatnya.“Ya sekarang Sayang..!” katanya.“Halo..?” katanya sedikit terengah. Aq menyesal mengutuk ibu ketika pergi. Semua orang bebas masuk asal punya uang. Baru saja aq memasang ikat pinggang, Iin menghampiriku sambil berkata,“Telepon aq ya..!”Ia menyerahkan nomor telepon di atas kertas putih yg disobek sekenanya. Ia tdk melanjutkan kalimatnya.Aq tersenyum. Ia tdk lagi dingin dan ketus. Aq mengikutinya. Ia tdk membalas tapi lebih ramah. Masih ada esok. Jam berapa aq berangkat. Bau tubuhnya tercium.




















