Cepat-cepat aku menjawab dengan agak gelagapan juga. Bokeb Bergegas aku mengikuti dan mensejajarkan ayunan langkah kaki di samping sebelah kirinya. Sementara perutku ini terus menerus menagih karena belum diisi makanan. Bahkan mereka mengancam akan membunuhku kalau berani berbuat macam-macam. Hanya dalam tidak sampai satu jam, aku digilir tiga orang gadis liar. Bahkan sehari semalam mereka tidak kelihatan. Maafkan mereka, Nak..”, katanya dengan nada sedih.“Bapak kenal dengan mereka?”, tanyaku.“Bukannya kenal lagi. Dan tanpa banyak tanya lagi, aku langsung mengantarkan gadis itu sampai ke rumahnya yang berada di lingkungan komplek perumahan elite. Bahkan sikapnya begitu mesra sekali.




















