“Aku Cuma merasa, ini pasti saat yang berat buat kamu, dan juga pasti berat juga buat Hendra.” “Apa maksudmu?” Tanya Kiki, masih sedikit bertahan, tapi juga sedikit penasaran. Maksudku itu lho… kamu tahu kan,” matanya mengedip penuh arti pada Kiki “Oh,” kata Kiki, akhirnya tahu yang dimaksud Dina. Bokeb Kegemarannya membentuk tubuh di pusat kebugaran membuat tubuhnya selalu tepat saat memakai berbagai macam busana, dari busana resmi hingga bikini. Ini dikarenakan banyaknya bukaan dari pengaruh gaya tradisionalnya. Dia hanya senang menggoda saja bukan seorang wanita jalang. “Mm…” Kiki tersenyum pada Dina dan berkata, “Aku janji nggak akan menghakimi.” “Ok…” Dina memutuskan setelah beberapa saat. Kiki, meskipun kesadarannya tidak penuh dan baru menemukan sesuatu yang disukainya dari Dina, dia menatap wanita ini dengan pandangan penuh




















