Kuambil tripod mini, lalu kuatur kamera untuk memotret otomatis dan kuarahkan ke Tia. “Su..dah tuh..”, kata Tia terengah. Indo bokep Pasti saja aku sanggupi asal dipinjami kamera om. Tia menampik tanganku. Aku menyempatkan diri menyapa dan berkenalan dengannya dan sekali lagi mengambil gambar bersama tim SMA nya dan SMA ku. “Iya”, jawabku. Setiap ganti baju aku menonton tubuh atletisnya. Seusai aku cuci cetak, aku bandingkan gambar Tia dan gambar wanita yang ada di gambar mesumku. Lalu aku mencuci cetak dan tidak lupa ucapkan terimakasih sambil bayar ongkos. “Ahh..”Tia kaget, tapi tidak bereaksi. Aku kesana dan nyatanya Tia. Tia mendekapku erat, sambil membalas menggoyang-goyangkan pinggulnya dan mengerang-ngerang.




















