Setelah Nining pergi, sekarang datang Ibunya sambil membawa makanan lainnya dan ketika dia membungkuk menaruh makanan, kembali aku disungguhi pemandangan yang sama dan sekarang agak lama karena makanan yang disusun oleh Nining, disusun kembali oleh bu Tus. Di depan rumahnya aku disambut oleh Pak Tus dan Istrinya. Bokep Jepang “Ada apa paak”, tanyanya sambil memandangku dengan wajah yang penuh kekuatiran. Sesampainya di dalam rumah lalu bu Tus berkata,
“Paak…, silakan bapak ke kamar sini saja”, sambil menunjuk salah satu kamar, dan
“Saya ke belakang sebentar untuk mengambil uang untuk kerokannya”. Mendengar jawabanku itu, Sri seperti kesenangan langsung memelukku dan menciumi wajahku berulangkali serta mengatakan dengan riang walaupun dengan matanya yang masih basah,
“Terima kasiih…, paak…, terima kasiih”, lalu memelukku erat-erat sampai aku sulit bernafas.




















