Berjalan menuju kamar Chelsea, aku sedikit penasan, ku buka pintunya yang tidak terkunci, Chelsea tertidur sangat lelap dengan memeluk sebuah boneka beruang yang cukup besar.Wajahnya sangat polos, aku memandanginya dengan seksama, wajah anak ini memang sedikit mirip denganku, aku hampir meneteskan air mata ketika mengingat masa laluku. Aku sangat bersalah dengannya, aku pernah bersama teman-temanku memerkosanya hanya karena sebuah kesalahpahaman. Bokep Colmek Kami seumura, sekitar 22-24an tahun, makanya agak sedikit kurang nyaman aku melihat perbedaan umurnya dengan John. Ku pandang lebih jeli lagi, dan seperti dugaanku ini adalah kamar John dan Agnes.Tak habis pikir dengan keadaan begini, kulihat Agnes dengan posisi terlentang, tangannya terikat ke atas di ujung ranjang, sedangkan kakinya terbuka lebar diikat di sudut ranjang.




















