‘Mampirlah ke Jalan Irian Barat, aku punya teman di sana. Bokep India Boleh gabung yaa.., paling cuma sampai besok koq..’. Lubang pantatku juga langsung terasa mengencang dan gatal.‘Jangan bengong, non Lisa.., ayoo naik..’, teman Pak Adop, Pak Abi namanya sudah turun dengan menggandeng tanganku, membuka pintu Accord itu dan sepertinya aku tak punya pilihan, dan aku masuk ke mobil. Aku harus memberikan kesempatan bagi para waria yang lain untuk ‘laku’ lebih dahulu. Main saja sama Bella’.Tetapi sebenarnya yang membuat libidoku bangkit bukanlah soal Bella itu. Nampak beberapa anak muda memarkir mobilnya, kemudian turun mendatangiku. Saat aku akan membayar, kurogoh kantongku, aku terperanjat.., Koh Abong.., uang yang diberikannya tadi malam itu.., 2 juta rupiah dalam pecahan ratusan ribu yang masih baru.




















