Salah satunya sempat bilang, “Salam buat orang rumah, mas!”
Belum sempet saya menanggapinya, cewek putih, sexy, berambut panjang itu sudah menyapa laki-laki berjas lain. Ternyata karena agak mabuk, airnya mengenai celana hitamku. Bokeb Kiko tampaknya senang, saya sudah menyelamatkan dia. Saya mengangguk saja. Untung karena hitam jadi tidak terlalu kelihatan. “Iie, daijobu des yo!” jawabnya memaafkanku. Setelah itu saya didiagnosis dan diberi obat (2 hari sembuh lho! Bagi para feminist, saya akui malam itu saya amat tidak gentleman. Paling mereka diam, lagian kebanyakan tidak protes kok. Itu cukong loser! Semuanya berdasi, wah tampaknya salaryman kesasar. Padahal saya janjian jam 8. Kiko tampaknya senang, saya sudah menyelamatkan dia.




















