Gimana, Pa? Bokep China Dengan hentakan kasar, orang itu membalikkan tubuhku sehingga tertelentang menghadapnya. Papa udah ngebiayain elu hidup dan kuliah. Mulut Rio secepat kilat memagut mulutku. Aku tidak tahu secara pasti, siapa ayah dari anak yang sekarang ada di kandunganku ini. Lagian kan masih sore.”“Tapi gue udah tidak tahan lagi.”“Gini deh, Mer. Ketika aku terjaga dan memarahinya, Rio malah mengancamku. Jangaannn..!” Lamunanku buyar ketika terasa sakit di selangkanganku. Jangan! Mereka berdua beberapa kali mulai bersikap kurang ajar terhadapku, terutama Rio. Aku mulai menggerinjal-gerinjal. Tapi bukan begini caranya!”“Heh, yang gue butuhin cuman tubuh molek elu, tidak mau yang lain. Kemudian ia bahkan melepaskan celana dalamku. Lalu ia menjalankan mobilnya ke sebuah motel yang tidak begitu jauh dari tempat itu.Setiba di motel, temanku memapahku yang terhuyung-huyung




















