Aku semakinbernafsu, kutarik celananya dengan paksa sambil kuremas susunya lebih kuat lagi. Ia lari ke ujung kamar, tetapi aku segera memburunya dan menarik BH-nya hingga kini payudaranya terlihat jelas. Bokep Montok tetapi yang membuatku bangga, walaupun ia kuperkosa, tetapi ia selalu orgasme berkali-kali setiap kupakai tubuhnya. Pertama kuangkat ia dan kududukkan di pangkuanku sambil kunaik-turunkan pinggulnya. Dengan nafsu kuremas-remas, ia berteriak kesakitan dan meronta melepaskan diri. Kupompa ia dengan cepat selama 15 menit. Jelas ia tak berkutik, di sampingnya ada aku yang memeganginya dan menempelkan pisau di pinggangnya. Ai Ling terjerembab dengan mulut berdarah. Posisi sekarang berubah, aku duduk dengan dia duduk di pangkuanku. Kunikmati dulu keadaan itu, dimana batang kemaluanku masih tertancap di lubang kemaluannya. Kali ini kupukul ia kuat-kuat sampai ia pingsan dan




















