“Enggak. Bokep Tante lol)” kataku dengan penuh harap sambil tetap memegang tangannya. Putri berbisik “jangan disini. Kata2 bodat pun keluar dari mulutnya ditujukan padaku. Tepatnya, aku ingin memasukkan alat kelaminku ke lubang kenikmatan Putri. Aku sama sekali tidak peduli dengan apa yang terjadi apabila kami ketahuan. Salah satunya adik iparku sontak memusuhiku, sekaligus istrinya terpaksa ikut perintah suaminya. Kupacu kembali tempo tadi. Penyesalan kan selalu datang telat, kalo di awal kan namanya pendaftaran. Putri langsung melotot tajam “Jadi kau kira aku tempat pelampiasan?” dengan nada meninggi. Kami saling menyangga dan mengkait ketika aku mulai menggerakkan batangku maju-mundur. Untungnya, teman selingkuhku yang ketahuan kali ini bukan istri adik iparku, melainkan “teman” dari aplikasi media sosial “KitaNgobrol”. Untungnya kerjaan kami sedang tidak banyak dan mampu kuhandle sendiri.













