Kami mengenal pria ini sebagai Pak Kusrin. Indo bokep Pak Kusrin menyapaku dan meminta aku untuk berhenti sebentar.“Wah baru selesai belanja rupanya …” kata Pak Kusrin.“Ya, Pak … Untuk makan siang dan makan malam Abah dan Mak nanti,” jawabku.“Sini kamu. Tak disangka, ketika Mak pergi menengok Abah di kamar, Pak Kusrin mengatakan hal yang tidak pernah terlintas di pikiranku.“Kamu sadar, kan … Wati, Utang abah kamu besar sekali. Hal yang semula aku lakukan karena terpaksa untuk menyelamatkan martabat orang tuaku ternyata begitu nikmat. Aku minta pada dokter itu untuk memasangkan spiral di rahimku. Aku merasakan dorongan yang sangat kuat di bagian rahimku yang membuat aku seperti mengejan. Syukurlah, dokter bilang kondisi Abah sudah banyak kemajuan. Aku terus bejalan tanpa mempedulikan mereka. “Saya juga ..” kata




















