Jika aku tak salah, hampir tiga jam lamanya hujan turun, dan hampir tiga jam kami berpelukan menahan dingin.Setelah hujan reda, kami membuka ransel masing-masing. Bokep Jepang Veggy’nya, wah, goyangnya hebat sekali, akhirnya dia yang kalah duluan. Hingga hari gelap kami tersasar dan belum bertemu dengan rombongan di depan. Kami bergumul dan bergumul lagi. Penny’ku. Shirt nya, BH nya, wah aku melihat seluruh tubuh Anisa. Kami sama-sama terkulai lemas diatas batu itu.Esoknya kami sudah berangkat dari tempat yang tak akan terlupakan itu. Tanganku bersentuhan dengan payudaranya, dan aku berguman” Maaf Nisa ?”
“Enggak apa-apa ?!”: sahutnya.Hatiku jadi enggak karuan, udara yang aku rasakan dingin mendadak jadi hangat, entah apa penyebabnya.




















