Kami keluar di jalan Sunda terus menuju Thamrin. Terus terang aku tahu bahwa namanya Oghe hanya dari struk pembayaran. Bokep Indonesia “Rick, aku harus pergi sekarang,” ia diam sejenak, “Nanti sore kau boleh telepon aku.”
“Thanks Fell,” aku berdiri mendekat, kukecup keningnya dan kutinggalkan ia. Yang aku tidak habis pikir, besok bila Felly menelponku, aku akan memberinya sejuta alasan masuk akal tentang kemangkiranku dan dia akan memaafkan. Kutarik tangannya ke selangkanganku. HRC hampir tutup. Kedua tangannya bertumpu di atas meja. Kangen? Entah aku yang terlalu cerdik atau dia yang terlalu tolol. Tapi rumah siapa ini? Kisah anjing makan anjing lebih menarik bagiku.




















