Selain faktor fisik dan materi, Cinta juga melihat Rido sosok yang bertanggung jawab sebagai calon suami. Dilain pihak Cinta nampak panik. Bokep Colmek “Memang siapa pembimbing kamu?”. Tidak kalah mengejutkan lagi adalah kalau ternyata Om Rudi juga mengenal laki-laki paruh baya tersebut. Ciuman pun kembali mendarat di bibir Cinta. “Gak masalah, kali gitu Om tunggu jam 6 Oke?”. Tatapan nanar ke arah kedua pahanya. Keduanya kemudian masuk ke dalam lift yang kebetulan kosong. “Sama dong, gue juga habis nyoba rekomendasi temen”.Detik ketika mata laki-laki itu menatap ke arahnya, ibarat petir di siang bolong bagi Cinta. Hal ini dikarenakan, nomor ponsel ini hanya ia gunakan untuk menerima booking-an. “Udah Om, makasi sekali lagi”. “Kamu mau makan apa?”. Detik itu juga Cinta merasa kalau langit telah runtuh




















