hehe.Kembali ke suster. Dadanya kini menempel pada lenganku yang kekar. Bokep Twitter Apalagi di bar ini minuman berkelas semua ada. Mungkin ada mas-mas yang kalo mabok to’olnya lupa berdiri, yang pasti itu berbeda dengan saya.Sementara itu, Kiko tampak terpejam menikmati goyangan musik. Dia menyambutku dengan senyum manis walaupun sebelumnya sempat melirik jam di tangannya. Tetapi dasar beruntung, tiga hari kemudian kami bertemu di warung ramen (mie kuah) ketika saatnya lunchbreak. Buahdada semangkok bakso itu ternyata padat sekali, mungkin karena tekanan blazer ketatnya. Hmmmm, yummy… totally fuckable! Dadanya kini menempel pada lenganku yang kekar. Serasa John Travolta di Pulp Fiction. Kalau saya cukup booze and pot plus cewek yang nyantol sendiri. Saya terus menanyakan barnya, bagi saya uang 400 ribu rupiah termasuk banyak untuk happy semalaman.




















