Hari itu Kiani mesti mengorbankan sesuatu yang sangat berharga baginya sebagai risiko pekerjaannya.Darah perawan yang mengalir sepanjang pentungan dicolek sedikit oleh Jaket Hitam, lalu dengan kejam dia menunjukkan jarinya yang bernoda darah itu ke depan mata Kiani. “Kok dipegangin?”Kiani menggigit bibir, matanya berkaca-kaca. Bokep Mom Dia menjerit dan berusaha menggerakkan pantatnya agar menjauh dari calon penerobos itu, tapi dua orang lagi yang mengerumuninya, satunya brewokan sementara satunya lagi berambut cepak dengan codet besar di dahi, menahan tubuhnya sehingga dia tak bisa lolos. “Kok dipegangin?”Kiani menggigit bibir, matanya berkaca-kaca. Jangan sombong, non. Aku udah pengen nyoba dia dari dulu.”“Sip Bos. Sementara, yang lebih mengenaskan, di lubang duburnya menancap pentungan karet polisi.










