aku mau Mas..” jawabnya mesra dan nafasnya mulai memburu.“Meis.. Bokep STW ini anak SMP atau wanita dewasa sih?” dalam hatiku bertanya.Begitulah setelah perkenalanku pada malam pesta ulang tahunnya Farah. apa Mas Adit?” jawabnya perlahan.“Kamu tahu ngga bahwa aku sayang kamu..” aku berkata lagi.Kepalanya diangkat dari pundakku sambil memandangku dengan matanya yang bulat dan berbinar-binar sayu. Karena aku jauh lebih dewasa dari Farah, jadi aku lebih banyak mengajari dan melindungi Farah.Sampai-sampai waktu pertama kali aku cium bibirnya, dia masih lugu. Pelan-pelan yaa?” kataku sambil mulai membuka CD-nya lepas dari tubuhnya.Farah hanya menganggukkan kepalanya dengan rintihan kenikmatan yang kuyakin belum pernah dirasakannya seumur hidup. Terakhir aku melihat Farah di salah satu pusat perbelanjaan pada tahun 1998, kulihat dia sedang berjalan-jalan bersama ibu serta adiknya disertai 2 anak-anak




















