Dia tersenyum lebar saat menangkap mata Damar yg manatap badannya yg dibalut gaun pengantin ketat untuk beberapa waktu.“Bapak” tegurnya, dan memberinya sebuah ciuman kecil di pipinya. Dia merasa bersalah dan membutuhkannya dalem waktu yg bersamaan, setiap kali dia merasakan cincin tersebut di jarinya saat laki laki lain sedang meyebadani kemaluannya yg dijanjikannya cuma untuk Franky.Dia ingat saat malam dimana Franky melamarnya. Bokeb Ada desiran aneh terasa saat matanya menangkap kilauan cincin permata itu waktu tangannya menggenggam kemaluan gemuk Zaslan. Dan dia mendapatkan firasat kalau dia bisa melaqukannya kapanpun mereka memiliki kesempatan.“Oh brengsek!!! Dia heran bagaimana anaknya yg pemalu dan bisa dikatakan kurang pergaulan itu dapat menikahi seorang perempuan cantik dan menggoda seperti ini, tapi dia senang karena nantinya dia akan mempunyai lebih banyak waktu




















