Bayangkan saja betapa kayanya mereka, karena orang sekelas aku saja kagum melihat rumahnya yang sangat wah itu.Tetapi aku lebih kagum melihat Susan. Bokep Barat Buah dadanya tampak semakin padat dibalik bajunya. Kebetulan Pak Arief ini sedang aku kirim training ke Singapore, sehingga aku bisa leluasa menikmati istrinya.Seusai menikmati makan siang, aku berkata pada Lia bahwa aku akan langsung menuju tempat klienku. Dengan tubuh yang putih bersih dan tinggi, kontras sekali melihat Susan berdiri di depan pembantunya yang kecil dan hitam.“Ampun non.. Bayangkan saja, sudah beberapa jam aku di jalan tadi. Santi nanggung nih.”Akupun tertawa geli mendengarnya.“Kok ketawa sih Pak Robert.. Aha.. Diturunkannya tangan dari pinggangnya dan beranjak ke arahku.“Sedang sibuk ya?” godaku.“Iya nih sedang kasih pelajaran ik punya pembantu” jawabnya sambil tersenyum manis.“Yuk kita kembali”




















