Tubuhnya menggigil ketika sebilah belati tajam ditempelkan ke leher jenjangnya. “Bijinya juga!” Maudy makin mual. Indo bokep “Gue juga ngaceng nih…lu kudu tanggungjawab!” katanya. Heran juga ia melihat dua lelaki berpenampilan kasar itu. Ia tak punya pilihan lain. Beda jauh dari yang pernah dirasakannya ketika sekali jemari Gilang pernah ‘tersesat’ ke balik celdamnya.Meski menolak penghinaan itu, tubuh Maudy tak bisa berbohong. Maudy mengerang keras. “Jadi lu masih perawan?” “I…iya,” “Bohong!” “Awwwhhh…be…betul….” Maudy memiawik, kedua putingnya dijepit keras. Tubuh Maudy bergetar hebat ketika jemari lelaki itu menyentuh tepi celah kemaluannya, menyusurinya dari atas ke bawah. “Kita tadi memang ngumpet,” sahut si jaket kulit. Sementara Maudy terisak. “Kok pakai ngumpet segala,” “Ya supaya elu nggak tahu,” kata lelaki itu, sambil pindah duduk di sebelah kiri Maudy.




















