Dia melangkah gontai ke kamar mandi. Bokep China Seharusnya kamu bilang sejak semula…”, kataku mencoba menghibur.Reny hanya diam saja. Pertemuan kedua ini sudah tidak membuatku canggung lagi. Memang dia mengenakan rok yang cukup pendek, sehingga sebagian pahanya jadi terbuka.Hampir tengah malam aku baru pulang. Akupun akhirnya rebah tak bertenaga dan tidur berpelukan dengan Susiana malam itu.. Meskipun dia kemudian menangis setelah semuanya terjadi, Dan aku sendiri merasa menyesal karena aku tidak mungkin mengembalikan keperawanannya.Aku memandangi bercak-bercak darah yang mengotori sprei sambil memeluk tubuh Susiana yang masih polos dan sesekali masih terdengar isak tangisnya.“Maafkan aku, Susiana. Sementara gerakan-gerakan yang kulakukan semakin liar dan tak terkendali. Tapi istriku tidak rewel dan tidak banyak bertanya.Sepanjang malam aku tidak bisa tidur.




















