mau jemput Ifa yah, waduh kasihan harus nunggu, paling 30 menit lagi Ifa selesai, ada sedikit kerjaan tadi.” ucapku menerangkan sambil membuka pintu dan memasukan berkas-berkas di jok sebelahnya.“Ia gpp bu udah biasa.”“Kamu setia sekali, ya udah yah.. Bu, emang aku ibumu, udah ngomongnya? Bokep Jangan disini.” ucapkan sekali lagi dengan mata sayu bertatapan dengan Denny.“Oke diluar saja yah..” ucapnya mengiyakan permintaanku.Aku antara lega dan kuatir, ucapanku ini memang menghentikan aksi Denny yang pasti akan membuat kami ketahuan karena desahanku, tapi juga ucapanku ini membawaku ke aksi Denny yang lainnya.Belum lama aku banyak berpikir, aku sudah dikagetkan dengan tubuhku yang tiba-tiba melayang, untungnya aku tak bersuara karena aksi Denny yang mengendong tubuhku secara tiba-tiba.Nampak tak ada kesulitan yang berarti bagi dia membopong tubuhku melewati




















