”“Ya ampun bu.. Bokep JAV ia..” ucapnya sambil kembali meletakkan Hpnya di dekat telinga “Ehh sayang.. Kebetulan tadi setelah pulang aku mengganti sepatu kerja dengan sendal yang aku gunakan sekarang sehingga kedatanganku sedikit bercampur dengan suasana hening.Sesampainya di depan pintu, benar saja aku mendapatkan pintu sedikit terbuka dan dari dalam ada sedikit cahaya dari ruang arsip yang tak memiliki jendela. Peju Denny benar2 terlihat.. ,,,,,,,,,,,,,,,,,, Masih tanpa suara aku tak menggubrisnya karena kesadaranku sudah pulih benar, aku hanya mengambil berkas itu kemudian membawa mobil ini keluar dari kantorku dimana anakku Aldi masih terlelap di kursi depan… Begitulah malam tak terduga yang aku alami…. Dan nampaknya bom waktu ini sedang berjalan semakin mendekati waktu ledakannya.“Tapi kenapa dengan tubuhku yang tak bisa diajak kerja sama.” ucapkan dalam




















