Bapak Udin datang menghampiri aku dan beramah tamah. Norma, Dewi, Ratna dan Ririn pun sibuk bergoyang dan bernyanyi diatas panggung itu. Bokeb aku bisa melihat muka Dewi yang kaget dicampur keenakkan,“Ahhh mas Handoko, pelan-pelan dong mas.” pinta Dewi. aku sekarang bisa lihat BH tipis bewarna merah dengan ronda yang kelihatan susah payah menampung buah dada Dewi yang sungguh montok itu. Rok nya yang mini pun tersingkap dan memamerkan pahanya yang putih dan mulus. Lidahnya didorong masuk kedalam mulutku dan tak mau kalah aku balas juga dia dengan lidahku.Tanganku menurunkan tali lengan dress yang dia pakai itu sampai turun kebawah. Sungguh luar biasa memang penyanyi dangdut satu ini pikirku. Sungguh puas aku menikmati tubuh Dewi, sang penyanyi dangdut yang montok ini.,,,,,,,,,,,,,,,,,, Desahan kecil mulai keluar




















