Aku sepertinya mengompol tapi yang kukeluarkan bukanlah air kencing seperti biasanya, tapi sesuatu yang lengket dan berbau aneh. Wanita itu terhenyak dan langsung menoleh ke arahku dengan pandangan yang tajam. Bokep Cina Entah apa yang kurasakan saat itu. “Kamu sendirian di rumah? Mulutnya mendasis dan meracau seperti orang kepedesan. “Permisi” terdengar suara wanita dari pintu depan yang membangunkanku dari lamunan. Pandanganku tertuju pada bagian bawah perutnya yang ditumbuhi bulu yang lumayan banyak. “Iya nanti, kalo kamu udah sunat, trus kamu mimpi basah, itu berarti kamu dah gede” ujarnya. Entah kesambet darimana, aku akhirnya menuju alamat bu Sri yang sebelumnya mampir ke ATM untuk mengambil uang. “Di rumah juga sepi, pak Bambang baru pulang dua hari lagi. Sadar dengan aku yang masih belum tau apa-apa.




















