Aku antar ke rumah ya, gimana?”“Kamu emang pulang kemana? Ku lihat kondom yang menancap di penisku sedikit menggembung karena banyaknya sperma yang keluar. Bokeb Tidak sampai setengah jam perjalanan, kami sudah mendekati tujuan.“Rumah kamu dimana, bet?” Tanyaku.bett pun menunjukan arah ke rumahnya. Jadi searah kan sama rumahmu?”“Oh ya? Bagaimana?” Tawarku padanya. Rupanya bett pun orgasme, empat kali ia mencapai puncak, ku yakin sudah tak berdaya lagi tubuhnya.bett pun menjatuhkan dirinya ke sampingku. Ia duduk di kursi depan, dan aku duduk disampingnya di kursi pengemudi. Vagina bett terasa menjepit penisku semakin kuat. Hal itu justru semakin meningkatkan gairahku untuk menyetubuhinya.Kali ini ku masukan kedua jariku, perlahan ku mainkan lubang kenikmatan bett.




















