Nyaris sepuluh menit ia melakukannya sampai akhirnya aku kembali terpekik dibuatnya.“AAARRRGGHHHHH!!!” rasa itu…. Mang Narko juga pasti seneng banget!”“Monica ngga mau, Mbak!”“Katanya tadi kepingin. Indo bokep Ngaku saja. seksigo. Sementara alisku yg mengerenyit.“Sakit..?” tanya mbak Siti kepadaku. Kesepuluh jemariku secara spontan mencengram paha mang Narko yg keriput dengan kuat. Dia supirku, teman bercandaku, pelindungku sekaligus kekasihku.“Dasar cowok kota bisanya cuma ngejual tampang sama ngehambur-hamburin duit orang tua saja!“ ocehnya pada suatu sore setelah mengusir seorang cowok teman sekelasku yg mencariku. “Iya…”“Nggaaa mauuu ahh, mbak! Sungguh tak ada sedikitpun dari dirinya yg sepadan dengan seluruh kebaikan yg dianugrahkan pada diriku. bukan kepalang nikmatnya! Dasar aku-nya yg bego dan kurang hati-hati.“Hi hi Iya deh mbak, Monica ngaku..




















