Kali ini tanganku lebih berani. Tangannya sangat perlahan mengelus kakiku dari mulai pangkal paha sampai atas lutut. Bokep Rusia ya iyalah, baru juga pemanasan. Pelan dan sedikit menekan. Sial.Untung Cikampek tidak macet. Kali ini, dua kancing tepat di depan dada besar itu aku buka. Tangannya sungguh mulus, dan sentuhannya, benar-benar nikmat. Aku jengkel banget.Hujan mulai turun. Tubuhnya menegang. Jam 9 malam. Tentu saja dengan mata terpejam. Hidup serasa jalan tol, tanpa rintangan, mulus tanpa gejolak, penuh aturan. ya iyalah, baru juga pemanasan. ya iyalah, baru juga pemanasan. Ibu itu kini sedang sibuk memberikan makan kepada anaknya. Aku tersenyum kembali. Dengan susah payah. Pelan-pelan aku naik sedikit ke atas, tepat di gundukan di bawah pusar itu. Hari ini aku pulang ke Jogja, ke tempat kelahiranku untuk




















