Aku sedikit kesulitan memotong daun pisang, karna terhalang buah pisang yang sudah tumbuh banyak, apalagi aku gak begitu pandai menggunakan golok. Bokep Japan Tapi tidak ada yang berubah di dalam hatiku, dia tetaplah Savana yang selalu memiliki tahta di hatiku, meski sepertinya dia telah lupa dengan kedudukannya di hatiku.Dingin semakin menusuk tulangku, genggaman tanganku pada sebuah daun pisang mulai gemetar. kamu seperti gak asing buat aku.”Aku tersenyum getir, hatiku terasa teraduk-aduk oleh berbagai macam perasaan, “aku bukan siapa-siapa kok.”“Kamu dari tadi memperhatikan aku kan dari luar toko, gak tau kenapa perasaanku sangat sesak melihat kamu menatapku seperti ini,” dahi Sava mengkerut, menyiratkan berbagai macam pertanyaan.Aku menggeleng lalu melangkah mundur, menjauhi Sava yang masih memandangku dengan penuh tanya.

